UIN Palembang Dorong Dosen Tingkatkan Kualitas Riset dan Ciptakan Budaya Akademik | 2018-10-31 17:42:29

Palembang - Riset di UIN Raden Fatah Palembang dari tahun ke tahun mengalami peningkatan dari segi kuantitas, kualitas, dan pendanaan. Banyaknya riset turut serta meningkatkan reputasi akademik seorang dosen dan institusi. UIN Raden Fatah Palembang melalui LP2M berkomitmen dalam mencapai hal tersebut. Upaya meningkatkan wawasan dosen tentang metode riset, LP2M menggelar Pelatihan Metodologi Penelitian Berbasis Kompetitif pada Senin-Rabu, 29-31 Oktober 2018 di Hotel Grand Zuri Palembang.
Palembang – Riset di UIN Raden Fatah Palembang dari tahun ke tahun mengalami peningkatan dari segi kuantitas, kualitas, dan pendanaan. Banyaknya riset turut serta meningkatkan reputasi akademik seorang dosen dan institusi. UIN Raden Fatah Palembang melalui LP2M berkomitmen dalam mencapai hal tersebut. Upaya meningkatkan wawasan dosen tentang metode riset, LP2M menggelar Pelatihan Metodologi Penelitian Berbasis Kompetitif pada Senin-Rabu, 29-31 Oktober 2018 di Hotel Grand Zuri Palembang.
Hadir dalam pembukaan Rektor Prof. Drs. HM. Sirozi, M.A., Ph.D., Ketua LP2M Dr. Syefriyeni, M.Ag., Sekretaris LP2M/Ketua Rumah Jurnal Dr. Mgs. H. Nazarudin, M.M., Ka. P2M Dr. Achmad Syarifudin, M.A., Ka. PSGA Dr. Heri Junaidi, M.A. dan 62 dosen peneliti.

Ketua LP2M dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan kembali pentingnya riset bagi dosen terutama dari segi penggunaan metode penelitian dan sistematisasi logika penulisan, yang menjadi perhatian khusus para reviewer pada saat menilai proposal. Sangat disayangkan ide dan gagasan yang sudah baik tetapi lemah dari sisi metodologi penelitian.
Disamping itu, semua penelitian dosen harus terbit di jurnal yang bereputasi minimal terindeks Moraref dan penggunaan anggaran penelitian yang tepat guna.

Rektor dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat baik dilaksanakan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian para dosen dan sekaligus menjadi ajang silaturahim antardosen.
Di hadapan para dosen, Rektor mengingatkan bahwa dosen harus meneliti baik skala kecil maupun besar; belajar dari Negara di Eropa, riset adalah menu sehari-hari bagi dosen; riset untuk to understand, to explan, to prediction; dan riset sebagai budaya akademik dengan membentuk komunitas akademik. Tidak hanya itu, khususnya kampus UIN harus terbuka untuk kemajuan ilmu pengetahuan bukan kampus yang menganut sekterian.

Di akhir sambutannya, Rektor menyemangati para dosen untuk tahun 2019 dapat meningkatkan klaster yang dipilih dan mulailah membentuk komunitas peneliti yang sebidang.

Sebelum pembukaan, 2 narasumber telah menyampaikan materinya yaitu Dr. Suwendi, M.Ag. (Kasubdit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Diktis) dan Dr. Tantan Hermansah, M.Si. (UIN Jakarta). Kasubdit dalam materinya menyampaikan bahwa hendaklah para dosen melakukan penelitian H2 sekarang dan ke depan secara terus menerus. Dan, anggaran penelitian yang cukup besar sejatinya diiringi dengan kualitas penelitian yang baik. Kasubdit mengingatkan agar administrasi penelitian harus dirapikan, terutama laporan keuangan dan outcome jurnal yang jelas. 2 hari berikutnya, LP2M menghadirkan Prof. Dr. Phil. Al Makin, M.A. (UIN Sunan Kalijaga) dan Prof. Dr. Sukron Kamil, M.Ag. (UIN Jakarta) (pdha).
Sumber : LP2M